Diskusi Dan Pemutaran Film Factory Asia

Poster Pemutaran Film Factory Asia
Poster Pemutaran Film Factory Asia, Desain Poster: Hari Brahmana
Tanpa mengetahui sejarah dan memahami permasalah konteks hari ini siapa yang berani menjamin masa depannya. Apakah sejarah panjang perjuangan kaum buruh hanya menjadi sebuah catatan rusuh tentang masa lalu? Lalu apa peran mahasiswa merespon masalah ini dan kenapa harus turut serta turut menjadi bagian dari permasalah ini?

Inilah yang kemudian didiskusikan pada hari sabtu, 29 April 2017 yang lalu. Acara yang diselenggarakan oleh Rumah Marsinah ini menghadirkan dua sesi acara yaitu: pemutaran dan diskusi film "Factory Asia", tepatnya di Lorong Aquarium Universitas Islam Bandung (UNISBA), Jl Taman Sari No 1 Bandung.

Acara di buka pada pukul 20.00 WIB oleh aksi teatrikal dari Studi Teater Universitas Islam Bandung (STUBA) lalu dilanjutkan dengan sambutan Presma Unisba dan Perwakilan dari Rumah Marsinah. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemutaran film "Factory Asia" kemudian diskusi dengan pembicara Ucok dan Linggo dan moderator Ato.

Suasana Diskusi Film Factory Asia : Foto Hari Brahmana


Pembicara & Moderator Diskusi : Foto Hari Brahmana

Film “Factori Asia”

Film dokumenter berdurasi sekitar 30 menit ini merupakan versi pembaharuan dari materi yang sama dari film yang sebelumnya pernah di buat.


Film hasil dari kerjasama antar komunitas perfileman intertekstual dan Lembaga Informasi Perburuhan ini bertujuan sebagai materi yang bisa digunakan sebagai bagian dari pendidikan para buruh. Film dengan gaya naratif yang dinarasikan oleh Morgue Vanguard dan iringan musik dari Flukeminimix dan senyawa menjadi pengantar  diskusi mengenai seputar gerakan solidaritas kaum buruh.
Share on Google Plus

About rupadankata

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment